Horoscope, ai shiteru. HUEK

Leo (July 24th – Aug 23rd)

Orang Leo adalah orang yang berwibawa dan ingin mendapat perhatian di segala tempat. Karena itu rata-rata orang Leo suka megap-megap, kejang-kejang dan teriak-teriak mendadak namun itu menjadi daya tarik mereka. Wanita Leo, umumnya cerdas, cerkas serta cendekia. Dan suka menabung… di pagi hari. Love: emosi dan cinta kamu lagi datar-datarnya. Si Doi minta perhatian lebih tuh. Minumlah Sangebion setiap hari. Uang: dompet kamu lagi tebel. Tapi sayang, isinya kartu kreditan & kuitansi semua.
(Ini fiktif belaka. Cuma karangan gue.)

…………euh.

WATS WRONG WIT DIS WORLD?!?! Gue makin nggak ngerti otak produksi jaman sekarang sebenarnya kayak gimana. Setiap gue menyentuh, memegang, membelai, uoh (apaan sih?) majalah..sebut saja GAD*S, entah mengapa secara otomatis, tanpa remot, cewek-cewek sekelas bakal rusuh pengen liat rubrik HOROSKOP. Alias ZODIAK. Alias BINTANG. Dan napsu yang liat pun seperti binatang. Ujug-ujug, ntu majalah pasti diperkosa dengan tidak berkeperimajalahan dan menyebabkan traumatis yang mendalam bagi si doski (majalah,-red). Semua demi…ehm, baca HOROSKOP. Alias ZODIAK. Alias BINTANG. Made in Yunani. Tidak tersedia dalam kaset, CD ataupun kolor.

Sebagai anak pintar yang hampir mengidap Schizophrenia dan mempercayai teori Homodulens, gue kurang suka dengan hal yang menyangkut Palm Reading, Geomancy, Astro Mates, I Ching, Tarot dsb *emang, ga nyambung*. Terakhir kali gue percaya begituan pas jaman SD, masih cebol, bego dan hobi beli kaos miki mos. Anak-anak SD, dengan sotoy menganggap baca horoskop adalah hal yang keren punya, lebih keren dari baca Tin-Tin, Smurf atau Donald Bebek. Dan setiap anak SD dengan bangga menuliskan horoskopnya di kertas biodata & opini untuk temennya. Tapi puji Tuhan YME, ketololan gue cukup sampe di SD :)

Ramalan bintang sendiri di Indonesia lebih mirip babon primbon. Ramalan bintang ditentukan dari tanggal dan bulan kita lahir yang setiap periodenya disimbolkan dengan rasi bintang tertentu atau disebut ZODIAK. Ramalan didasarkan pada pergerakan planet atau unsur-unsur lain yang konon mempengaruhi zodiak kita. Nggak jarang juga ada ramalan yang dibuat asal-asalan. Tapi sayangnya, asal atau nggak, orang-orang tetap menjadikan ramalan bintang sebagai pegangan dalam menjalani hidup. Nggak jarang gue liat temen-temen gue geli dan mendesah gelisah cuma gara-gara ramalannya hari itu nggak bagus. Yang gue pertanyakan mungkin adalah.. sekarang di mata mereka, Tuhan ada di posisi mana? Mereka lebih mempercayakan hidup mereka kepada tulisan-ngasal-tapi-yang-penting-disebut-ramalan daripada percaya Tuhan bakal selalu ngasih jalan hidup yang terbaik buat kita, baik sekarang atau nanti. Lama-kelamaan mereka cuma bisa nunggu apa yang diramalkan & berseru “tuh kan! Kayak ramalanku..” lalu makin menggantungkan harapannya ke majalah buluk pencantum ramalan bintang.

Kebanyakan orang yang gue sewotin selalu beralasan “sekedar fun doang” dan nggak menganggap itu hal yang serius. Tapi mereka nggak sadar, selalu ingin baca horoskop, itu bukan fun lagi, tapi adiktif. Mungkin mereka mendapat kesenangan dari baca ramalan bintang, tapi lambat laun mereka jadi tersugesti dan rajin membanding-bandingkan hidupnya dengan apa yang diramalkan. Jadi bisa dibilang, peramal adalah penghipnotis terkuat di dunia. Secara nggak sadar hidup kita dikendalikan melalui tafsiran-tafsirannya. Padahal life is fun ketika kita tidak mengetahui apa yang akan terjadi nanti, esok, lusa dst. Itu akan membuat kita jadi stronger karena kita siap dengan kondisi apa pun.

Say your words